Rahasia Terlarang Bobok Nikmat Anti Insomnia

Sudah Lakukan Berbagai Cara Tapi Tetap Tak Bisa Tidur? Coba Trik Ini

Jakarta - Sudah mandi air hangat, minum susu, atau menjauhkan gadget dari jangkauan Anda tapi tetap tak bisa memejamkan mata? Situasi seperti itu pastinya bisa membuat Anda frustasi bukan?

Keadaan mata sulit terpejam padahal keesokan harinya harus beraktivitas memang sangat menyebalkan. Tetapi, bukan berarti Anda tak bisa mengakali agar mata bisa terasa mengantuk lho. Masih ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengelabui tubuh, mata dan otak agar Anda cepat terlelap.

Berikut cara yang bisa Anda lakukan agar tidur bisa lebih lelap, seperti dikutip dari berbagai sumber:

1. Menjauhlah dari kasur

Meski terdengar aneh, Director of Behavioral Sleep Medicine di Montefiore Medical Centre, Shelby Harris Psy.D mengatakan tetap berada di tempat tidur lalu memaksakan mata terpejam justru membuat tubuh dan pikiran makin stres . Akibatnya, Anda justru makin tidak bisa tidur.

"Beranjaklah dari kasur, cari tempat lain di mana Anda bisa rileks. Atau coba baca majalah, buku, dan bacaan lain. Setelah Anda merasa mengantuk, segera saat itu kembalilah ke kasur dan rasakan mata akan lebih mudah terpejam," terang Harris.

2. Jangan pikirkan kejadian sebelumnya

Pakar kesehatan tidur lainnya Carl Bazil MD,PhD mengatakan ketika Anda memikirkan momen terakhir yang membekas di pikiran, justru akan terpikir bagaimana situasi di keesokan harinya hingga akibatnya mata pun sulit terpejam. Menurut Bazil, ada 'mantra' yang bisa Anda ucapkan berulang-ulang.

"Katakan bahwa jika Anda tidak tidur malam ini, hari esok Anda akan lebih baik. Dengan begini, akan ada perspektif baru di pikiran Anda sehingga sugesti terhadap suasana esok hari akan sedikit tidak menakutkan sehingga Anda lebih rileks," papar Bazil.

3. Matikan jam dinding

Jangan salah, mendengar detik jam saat tidak bisa tidur justru membuat seseorang seperti dikejar waktu agar buru-buru tertidur. Meski nyatanya seperti itu, lebih baik matikan sejenak jam dinding Anda lalu mulai nikmati suasana hening dan coba rilekskan pikiran misalnya dengan mengambil napas panjang.

"Dengan begini Anda tidak makin stres meskipun jangan lupa pula nyalakan alarm atau minta anggota keluarga lain untuk membangunkan Anda di keesokan harinya," kata pakar tidur sehat dr Neil Stanley.

4. Ambil buku catatan

Bukan untuk menulis apa kegiatan Anda di siang harinya lho. Mencatat segala sesuatu yang akan Anda kerjakan keesokan harinya bisa membuat pikiran lebih tenang hingga mencoba untuk tidur pun akan lebih mudah.

"Banyak orang tidak bisa tidur karena stres terkait dengan apa yang akan mereka lakukan esok harinya. Maka, catat saja apa rencana Anda setidaknya itu bisa mengurangi beban dan mata pun akan lebih mudah terpejam," kata Bazil.

Rahasia Terlarang Frekuensi Ngentot per Minggu

Berapa Sih Frekuensi Bercinta yang Normal dalam Seminggu?

Jakarta, Berbicara soal hubungan ranjang, salah satu yang kerap dipertanyakan pasangan suami istri adalah frekuensi mereka bercinta dikategorikan normal, terlalu jarang, atau terlalu sering. Pada dasarnya, berapakah frekuensi bercinta yang normal?

"Pada pasangan yang belum lanjut usia, berhubungan intim sekali atau dua kali seminggu sudah termasuk kategori normal. Jika Anda melakukannya lebih juga tak masalah," tutur terapis seks dari Sydney Sex Therapy, Amanda Robb.

Asalkan, dikatakan Robb kondisi fisik dan psikis kedua belah pihak bugar dan tidak ada masalah. Sebab, jika suami atau istri sedang tidak bugar, misalnya sedang sakit atau stres, hal ini akan berdampak pada kepuasan bercinta pasutri.

Jika frekuensi bercinta terbilang jarang, Robb menekankan tak ada masalah dan bukan berarti rumah tangga Anda tidak wajar. Sebab, keintiman antara suami dan istri tak melulu harus dengan berhubungan seks.

"Banyak faktor yang memengaruhi gairah bercinta seseorang. Bagi pasutri, jika mereka bisa tetap intim dan bahagia hanya dengan menghabiskan waktu berdua, itu tidak masalah kan?" kata Robb.

Senada dengan Robb, seksolog dr Andri Wanananda MS mengatakan hubungan intim yang sehat harus dilakukan ketika kondisi suami atau istri dalam keadaan bugar, atas kehendak bersama, serta tidak mengganggu rutinitas sehari-hari.

"Meskipun memang pada pasangan lansia frekuensi bercinta tentu amat jarang. Tapi yang penting diperhatikan, saat bercinta suami atau istri harus bugar secara seksual di mana kebugaran ini ditentukan oleh kebugaran jasmani dan psikis," tegas dr Andri.

Rahasia Terlarang Jual Tetek Demi Masa Depan

"Payudaraku untuk Pasanganku, Bukan Anakku"

COSMOPOLITAN UK Josie Cunningham yang lebih rela menjual ASI dibandingkan diberikan untuk bayinya sendiri.

Di Inggris, Josie Cunningham dikenal sebagai wanita penuh sensasi. Dahulu, Cunningham pernah mengatakan berniat mengaborsi kandungannya saat tampil di acara televisi. Kemudian, wanita berambut panjang dan berprofesi sebagai model ini juga pernah melakukan kebohongan terhadap publik soal operasi payudara pada National Health Service (NHS). Sekarang Cunningham kembali mencetak skandal dengan pernyataannya yang berniat untuk menjual air susu ibu (ASI) miliknya untuk menghasilkan lebih banyak uang.

Cunningham yang bulan lalu melahirkan anak ketiganya, Grace, mengatakan pernyataan kontroversial di akun media sosial Twitter miliknya.

"Aku harap orang-orang berhenti bertanya apakah aku menyusui anakku seperti Kimberly Walsh (selebriti di Inggris). Aku tidak! Menurutku, menyusui adalah hal keji dan membatasi inses," tulis Cunningham.

Seperti dikutip The Sun, Cunningham menyatakan, "Payudaraku untuk pasanganku, bukan untuk anakku."

Saat ini, Cunningham berencana untuk menjual ASI-nya kepada ibu yang baru melahirkan dan pria yang memiliki fetis terhadap ASI.

Wanita yang baru melahirkan dan kurang produksi ASI dapat membelinya dari Cunningham dengan harga 2 poundsterling (setara Rp 39.000) per ons. Sementara itu, untuk pria yang berminat, harga ASI-nya dibanderol 10 poundsterling atau setara Rp 194.000.

"Aku dapat menghasilkan sekitar 30 ons susu per hari. Jadi, itu bisa menghasilkan sekitar 300 poundsterling hingga 2.100 poundsterling dalam seminggu," ujarnya.

Secara kalkulasi kasar, jika Cunningham benar menjual ASI, maka dalam seminggu dia bisa mendapatkan Rp 40 juta. Namun, entah untuk apa uang itu, mengingat bayinya justru tak diberi gizi mencukupi yang terkandung dalam ASI miliknya.

Rahasia Terlarang Dobrak Tembok Berlin Orgasme

5 Kekhawatiran yang Halangi Wanita Dapatkan Orgasme Saat Bercinta

Jakarta - Penyebab wanita gagal mencapai klimaks tidak hanya karena stres, merasa tidak nyaman, lelah atau pasangan yang tidak memahami keinginannya ketika bercinta. Banyak hal yang menyulitkan wanita untuk orgasme dan kerap kali penyebabnya karena masalah kecil dan kesannya sepele. Ini lima hal 'sepele' tapi krusial tersebut, yang harus segera diatasi jika ingin aktivitas bercinta menjadi momen menyenangkan setiap waktu.

1. Rambut Berantakan
Sebagian wanita khawatir penampilannya terlihat tidak maksimal saat berhadap-hadapan dengan suami. Salah satunya make-up atau rambut yang berantakan. Ingat, Anda sedang bercinta di kamar tidur dan bukan pergi ke pesta atau acara formal. Lupakan sejenak soal rambut ketika sedang bercinta dengan pasangan. Percayalah, suami tidak akan terlalu mempedulikan bagaimana bentuk rambut Anda. Ketika Anda tampil apa adanya dengan percaya diri, suami justru lebih menyukainya.

2. Lemak di Sana-Sini
Terkadang wanita merasakan ada saat di mana dirinya sama sekali tidak merasa seksi. Penyebabnya bisa bermacam-macam, salah satunya karena merasa tubuhnya sedang gemuk atau banyak lemak menggelambir karena akhir-akhir ini jarang olahraga. Perasaan negatif ini bisa membunuh mood bercinta. Memang sulit untuk tidak memikirkan hal-hal tersebut. Tapi jika memang Anda belum tahu, para pria sebenarnya tidak terlalu mempedulikannya. Selama Anda merasa nyaman dengan diri sendiri dan menikmati aktivitas bercinta, semua 'kekurangan' itu juga tak akan diingatnya.

3. Aroma Tubuh Tak Sedap
Beberapa wanita merasa harus mandi dulu sebelum bercinta dengan pasangannya. Jika tidak dilakukan, seks yang hebat tak akan didapatkan pasangannya karena terganggu dengan aroma tubuh yak sedap. Coba cermati lagi, apakah memang mandi setiap sebelum bercinta ini realistis untuk dilakukan? Tentunya ada saat di mana Anda sedang malas bersih-bersih tubuh, padahal suami ingin bercinta. Maka tak perlu menolak ajakan pasangan hanya karena Anda tidak mau mandi. Lewati rutinitas mandi itu dan coba rasakan apakah memang mandi setiap sebelum bercinta perlu dilakukan?

4. Anak Bangun dari Tidur dan Menangis
Kekhawatiran ini umum dialami wanita yang masih tidur di kamar yang sama dengan anak. Hal serupa juga dirasakan ibu yang anaknya baru saja pisah kamar dengan orangtuanya. Bagaimana agar ketakutan tersebut hilang? Sebaiknya Anda melakukan aktivitas intim bersama pasangan setelah anak tidur cukup lelap di malam hari. Ketahui juga bagaimana pola tidur anak, kapan waktunya dia sudah masuk dalam fase tidur yang nyenyak.

5. Khawatir Tak Mencapai Klimaks
Belum lagi bercinta dimulai, Anda sudah memikirkan bagaimana jika nanti tidak bisa orgasme. Hilangkan kecemasan itu, karena itulah yang justru membuat Anda tak bisa mencapai klimaks. Orgasme bisa terjadi ketika Anda merasa tenang, santai dan menikmati keintiman dengan pasangan. Jangan terlalu banyak memikirkan hal lain, selain apa yang Anda dan suami lakukan saat itu.

Rahasia Terlarang Ereksi Ini Membunuhku

10 Fakta Ereksi yang Jarang Terungkap

Hampir tiap hari kaum lelaki mengalami ereksi atau menegangnya alat kelamin, baik karena rangsang seksual maupun sebab lain. Namun pernahkah terpikir ada beberapa jenis ereksi, atau apa hubungan ereksi dengan kurang tidur?

Ereksi yang terjadi tidap hari tidak menjamin kaum lelaki paham mengapa kelaminnya sedikit bengkok saat mengeras. Belum tentu juga mereka tahu mengapa ukurannya justru tampak lebih kecil saat berat badannya meningkat.

Beberapa fakta unik tentang ereksi yang jarang terungkap adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari berbagai sumber.

1. 3 Jenis Ereksi

Sedikitnya dikenal 3 jenis ereksi. Jenis pertama adalah ereksi refleksogenik yang dipicu oleh rangsangan seksual secara nyata. Jenis kedua adalah ereksi psikogenik yang dipicu oleh rangsang audiovisual atau khayalan, sedangkan jenis ketiga adalah ereksi nocturnal yang bisa terjadi sewaktu-waktu pada malam hari.

Dua jenis ereksi yang disebut belakangan bisa muncul sewaktu-waktu, kadang pada saat-saat yang tidak diharapkan.

2. Rokok dan Alkohol 'Membunuh' Ereksi

Penelitian menunjukkan, disfungsi ereksi pada usia muda mungkin berhubungan dengan konsumsi alkohol serta rokok. Secara umum, disfungsi ereksi juga dikaitkan dengan gaya hidup yang tidak sehat. Olahraga dan pola makan yang seimbang bisa menjauhkan risiko impotensi.

3. Seks Oral Memberikan Ereksi Lebih Besar

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ereksi cenderung lebih besar saat laki-laki menerima seks oral dari pasangannya. Pembandingnya adalah laki-laki yang hanya bisa membayangkan, atau memberikan rangsang secara mandiri dengan tangannya sendiri.

4. Tidur Cukup Kalau Mau Keras

Kurang tidur tidak hanya menurunkan libido atau gairah seks, melainkan juga mempengaruhi siklus ereksi yang terjadi pada malam hari. Untuk mendapatkan ereksi yang optimal, dibutuhkan istirahat yang cukup baik secara kualitas maupun kuantitas.

5. Butuh Privasi

Kemaluan laki-laki juga mempunyai sifat pemalu. Untuk bisa mendapatkan ereksi yang maksimal, mereka butuh privasi yang baik. Berada di lingkungan yang hiruk pikuk, atau satu rumah dengan banyak orang, bisa membuat ereksi terhambat. Semakin privasinya terjaga, ereksi maksimal akan semakin mudah didapatkan.

6. Bengkok Sedikit

Penelitian menunjukkan hampir tidak ada penis yang benar-benar lurus, sedikit bengkok adalah normal bagi kebanyakan laki-laki. Namun jika bengkoknya sudah terlalu ekstrem, maka harus diwaspadai adanya penyakit Peyronie. Kondisi ini dipicu oleh jaringan parut di salah satu sisi alat kelamin. Kunjungi dokter spesialis urologi untuk mengatasinya.

7. Masturbasi Membuatnya Makin Besar

Seorang laki-laki yang melakukan masturbasi selama beberapa hari cenderung akan mengalami peningkatan aliran darah di kemaluannya. Dampaknya, ereksi akan tampak lebih besar. Hanya saja, apa gunanya tampak besar kalau hanya untuk masturbasi?

8. Bobot Mempengaruhi Ereksi

Soal ereksi, ungkapan 'size does matter' selalu tepat. Dalam hal ini, ukuran tubuh alias berat badan sangat mempengaruhi ereksi. Seseorang yang terlalu gemuk punya kadar testosteron atau hormon seks laki-laki yang semakin rendah, sehingga fungsi seksualnya juga menurun.

9. Kondom Bisa Membunuh Ereksi

Bagi sebagian lelaki, fakta ini tidak terbantahkan. Sebuah penelitian di Journal of Sexual Medicine mengkonfirmasi adanya gangguan ereksi yang berkaitan dengan pemakaian kondom. Laki-laki dengan gangguan seperti ini biasanya butuh waktu lebih lama untuk benar-benar ereksi.

10. Kadang-kadang Susah Dikontrol

Sebagian perempuan beruntung bisa merasakan sensasi multiorgasme, namun hampir tidak satupun laki-laki bisa mengalaminya berturut-turut dalam satu sesi bercinta. Sebuah penelitian mengungkap, 30 persen laki-laki tidak puas dengan durasi bercinta karena ereksinya tidak mampu bertahan lama.

Rahasia Terlarang Tangisan After Ngentots !!!

Menangis Usai Bercinta, Tanda Istri Puas atau Kesakitan?

Jakarta, Mencapai puncak kenikmatan bersama saat suami istri melakukan hubungan intim tentu menjadi sesuatu yang membahagiakan. Tidak semua perempuan mudah atau merasakan orgasme. Nah, jika istri menangis usai bercinta, apakah itu wujud kepuasan atau justru kesakitan?

Menurut seksolog dr Andri Wanananda, MS, umumnya puncak kenikmatan orgasme diekspresikan perempuan dalam bentuk vokal. Jadi ada yang mengerang, menjerit, berteriak, dan tertawa. Meskipun memang belum ada yang melaporkan adanya ekspresi orgasme dalam bentuk tertawa terbahak-bahak.

Lalu adakah ekspresi menangis untuk mengekspresikan kepuasan bercinta? "Bila sejak malam pengantin, istri menangis saat orgasme, patut dicermati apakah tangisnya merupakan ekspresi kenikmatan atau cetusan rasa pedih, galau atau reaksi emosi yang negatif?" ucap dr Andri dalam konsultasi.

Jika Anda, para suami, melihat istri menangis usai bercinta, maka tanyakanlah baik-baik apakah tangisnya merupakan ekspresi kenikmatan atau justru ketidaknikmatan. Ya itu tadi, umumnya ekspresi kepuasan perempuan saat bercinta kebanyakan tidak menangis.

"Bila ekspresinya adalah ketidaknikmatan, perlu ditelusuri secara terus terang, layaknya pasangan suami istri yang diharapkan saling terbuka komunikasinya apakah penyebabnya," sambung dr Andri.

Ekspresi puncak kenikmatan yang dirasakan perempuan juga diwujudkan secara manual. Misalnya istri memeluk erat-erat suaminya, mencakar punggung atau lengan suaminya, bahkan ada yang sampai menggigit bahu suaminya.

"Semua bentuk ekspresi tubuh tersebut adalah cermin kenikmatan seksual yang optimal. Diakhiri dengan suasana rileks yang dibalut rasa kasih sayang," kata dr Andri.

Rahasia Terlarang Selalu Orgasme Tanpa Rangsangan !!!

Ya Ampun! Sudah 2 Tahun Pria Ini Rasakan Orgasme 100 Kali Sehari

Wisconsin, Usai tergelincir saat akan beranjak dari kursi yang didudukinya, hidup Dale Decker (37) berantakan. Bagaimana tidak, sejak saat itu, Dale mengalami orgasme terus menerus bahkan sampai 100 kali sehari selama dua tahun terakhir.

Menurut dokter, Dale mengalami Persistent Genital Arousal Syndrome (PGAS) yakni kondisi di mana pasien merasakan gairah seksualnya meningkat dalam waktu lama, meskipun saat itu ia tidak mendapatkan rangsangan seksual.

"Bayangkan ketika sedang di pemakaman tiba-tiba Anda orgasme sampai beberapa lama. Itu sangat memalukan. Mungkin secara fisik saya terlihat baik-baik saja tetapi saya amat tersiksa dengan keadaan ini," tutur Dale, dikutip dari Mirror.

Apalagi, serangan orgasme tiba-tiba seperti itu juga kerap dirasakan Dale saat ia tengah berbelanja atau pergi ke tempat umum. Bahkan di ranjang pun, Dale dan sang istri, April (33) sekarang menjadi jarang bercinta.

April mengatakan ia sangat merindukan sosok Dale yang dulu. Sebab, dengan gangguan orgasme seperti itu, Dale tak lagi bisa bekerja, bergaul dengan temannya, bahkan menjadi ayah yang baik untuk anak-anaknya, Christian (12) dan Tayten (11).

Dale juga tidak bisa lagi bermain dengan anak-anaknya. Di malam hari, terkadang April tidur di ranjang terpisah karena ia tidak nyaman jika orgasme spontan yang dialami Dale terjadi di malam hari. Sesekali mencoba bercinta, Dale dan April merasa sangat tidak nyaman.

"Saya sudah berusaha mencari tahu tentang kondisi ini dan sudah pergi ke dokter tetapi saya tidak tahu apakah saya bisa diobati. Saya hanya ingin bisa kembali seperti dulu," harap Dale yang tinggsal di Two Rivers, Wisconsin, ini.

Menanggapi hal ini, ginekolog dr Dena Harris yang pernah menangani wanita dengan PGAS mengatakan keadaan Dale amatlah serius. Ia tak hanya tersiksa secara psikologis tetapi juga fisik. Meskipun gairah sangat penting, tetapi yang dirasakan Dale bukanlah gairah seks.

"Yang dialami Dale berupa kejang yang sangat luar biasa dan menyakitkan. Kondisi ini bisa diatasi dan sebaiknya Dale segera mencari pertolongan medis. Sebab, pasien PGAS rentan bunuh diri karena mereka sudah merasa frustasi dengan keadaannya dan tidak mempunyai jalan keluar," terang dr Harris.

Popular Posts