Misteri Bandara Hantu

Ada Bandara Hantu di Spanyol

Bandara sekaligus kuburan pesawat di Spanyol

Teruel - Sekilas, Bandara Teruel di Spanyol tak ada beda dengan umumnya. Namun tempat itu disebut juga sebagai bandara hantu karena tidak pernah ada penerbangan.

Berlokasi di Kota Teruel atau sekitar satu setengah jam perjalanan darat dari Valencia, berdiri Bandara Teruel. Tidak beda dengan umumnya, traveler dapat melihat aneka pesawat di bandara tersebut. Namun ada tapinya.

Di Bandara Teruel Anda tidak akan menemukan meja check-in, ruang keberangkatan, ruang bagasi, kedai kopi, halte tunggu bus dan juga tidak ada penerbangan. Ya, hanya ada bandara dan pesawat yang dibiarkan diam di bagian hanggarnya.

Faktanya, Bandara Teruel hanya berfungsi sebagai tempat servis dan perawatan pesawat dari seluruh dunia. Dilansir detikTravel dari CNN, tempat tersebut bahkan dijuluki sebagai bandara hantu.

Oleh fungsinya tersebut, Bandara Teruel lebih mirip seperti gudang sekaligus 'rumah sakit' yang menangani aneka jenis pesawat dari seluruh dunia yang sedang diistirahatkan dan menanti vonis dari teknisi.

Umumnya pesawat yang ada di Bandara Teruel dititipkan oleh berbagai pihak maskapai. Ada yang dititipkan dengan alasan rusak, hingga mengurangi beban operasional perusahaan di tengah pasar yang sulit.

Apabila memungkinkan, pesawat yang ada di Bandara Teruel akan diperbaiki dan dikembalikan pada fungsinya sebagai moda transportasi udara. Namun jika dirasa tidak perlu, pesawat yang ada akan dipreteli dan diambil onderdilnya yang masih berharga.

Tapi tidak hanya berfungsi sebagai gudang dan bengkel, Bandara Teruel juga menjadi rumah dari sejumlah aktivitas penerbangan. Di dunia ini, hanya ada beberapa negara yang memiliki fasilitas layaknya di Bandara Teruel.

"Semenjak bandara dibuka kami telah menyambut sebuah perusahaan yang bergerak dalam pengetesan mesin roket. Kami juga aktif dalam penelitian drone dan akan segera memiliki pusat pelatihan pilot di sini," ujar Direktur Bandara Teruel, Alejandro Ibrahim.

Selain di Bandara Teruel, fasilitas serupa juga ada di California (AS) dan di Pau (Prancis). Alasannya, fasilitas serupa membutuhkan lokasi yang luas dan masih sedikit pneghuninya. Selain itu lokasinya juga tidak boleh terlalu jauh dari kota besar.

"Dinamisme dari dunia penerbangan mengarah pada angka substansial pesawat yang membutuhkan fasilitas penyimpanan, karena pihak maskapai juga butuh efisiensi melalui pembaruan dan optimisasi pesawat," jelas CEO dari firma konsultan penerbangan ICARUM, Juan Manuel Gallego.

Tentunya sayang ketika melihat ratusan pesawat yang terbengkalai begitu saja di Bandara Teruel. Di masa depan, pihak pengelola bandara tengah mempertimbangkan untuk membuka bandara bagi traveler yang ingin melihat dan memotretnya masih dekat. Ditunggu saja implementasinya.

About Blogger

Jakarta Sex and Mystery Magazine "JakartaBatavia Magz" - Enjoy and Relax here.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :