Rahasia Tersembunyi Tips Bunuh Nyamuk Dengan Inovasi Terbaru

Bunuh Nyamuk dengan Cara Aman dan Murah


Di musim kemarau seperti sekarang ini, nyamuk menjadi semakin banyak. Karena tak ada air yang menghalangi perkembangbiakan mereka.

Sebagian orang berusaha menghindari gigitan nyamuk dengan cara memasang kelambu saat tidur, mengolesi kulit dengan obat antinyamuk, atau menyemprotnya dengan obat nyamuk. Amankah semua itu?

Obat nyamuk semprot, obat nyamuk bakar maupun oles umumnya mengandung insektisida dengan beberapa senyawa kimia.

Kemungkinan timbul keracunan pada manusia, hewan ternak, polusi lingkungan, dan hama menjadi resisten.

Adakalanya juga insektisida ini menyebabkan bau menyengat dan bikin sesak napas dan alergi pada kulit sehingga berpengaruh terhadap kesehatan.

Nah, sebenarnya ada cara yang cukup aman dan mudah. Mungkin beberapa diantara Anda sudah pernah mencobanya.

Bagi yang belum pernah, coba deh cara ini, dijamin nyamuknya langsung kabur.

Bahan yang kita butuhkan berupa botol muniman mineral bekas. Botol berbahan plastik yang sering kita abaikan ini ternyata sangat bisa membantu mengatasi nyamuk.

Perangkap nyamuk dari botol bekas
Cara Membuat Perangkap Nyamuk dari Botol Bekas

Perlu diketahui bahwasanya kenapa nyamuk bisa mengetahui keberadaan manusia untuk dijadikan mangsa. Tidak lain adalah berasal dari karbon dioksida alias CO2 yang dikeluarkan manusia melalui nafasnya.

Sebagaimana penelitian yang dilakukan Science daily pada 2011 lalu. Menurut mereka hasil penelitian menunjukan bahwa nyamuk betina cenderung mengikuti udara yang menyebarkan CO2.

Sehingga kita bisa memanfaatkan hal ini untuk membuat perangkap agar nyamuk tertangkap. Berikut bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat perangkap nyamuk sendiri.

Bahan-bahan yang diperlukan :

Botol bekas plastik ukuran 1,5 liter.
50 gram gula merah.
1 gram ragi.
200 ml air.

Cara membuatnya:

1. Potong botol plastik di tengah, simpan bagian atas mulut botolnya.

2. Campurkan gula merah dengan air panas, aduk dan diamkan hingga dingin. Setelah dingin, tuangkan separuh campuran kedalam botol.

Gula merah ini akan mendatangkan semut, buatlah sebuah tempat seperti tatakan yang diberi air agar semut tidak dapat masuk. Atau pakai alternatif lain seperti melingkari dengan kapur anti semut.

3. Tambahkan ragi, tidak perlu diaduk. Ini akan menghasilkan gas karbondioksida.
4. Pasang bagian atas tutup botol dengan posisi terbalik seperti corong.
5. Bungkus seluruh badan botol dengan sesuatu yang berwarna hitam kecuali bagian atas botol, biarkan terbuka. Lalu letakkan pada tiap pojok ruangan anda.

Kenapa gatal?

Gigitan nyamuk seperti tidak terlihat, namun meninggalkan rasa gatal yang luar biasa.

Sebagai informasi, yang mengisap darah hanyalah nyamuk betina, sedangkan nyamuk jantan tidak mengganggu kita sama sekali.

Nyamuk betina juga tidak benar-benar makan darah, mereka menggunakan protein dan zat besi dalam darah kita untuk membuat telur mereka.

Lalu, mengapa gigitan nyamuk menyebabkan gatal di kulit kita?

Nyamuk tidak menggigit dengan giginya, namun ia memasukkan belalai ke dalam kulit kita untuk mencari pembuluh darah.

Setelah ia menemukannya, ia melepaskan air liurnya ke dalam kulit yang bertindak sebagai anti-koagulan (zat pengental).

Biasanya seekor nyamuk betina meminum sekitar tiga milligram darah di setiap gigitan dan yang menyebabkan rasa gatal pada kulit kita adalah akibat dari air liur nyamuk.

Air liur nyamuk merupakan zat asing yang ketika masuk ke dalam tubuh akan menyebabkan sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap enzim dan protein dengan melepaskan histamin ke daerah tersebut untuk melawan pengganggu.

Ini juga kemudian menyebabkan benjolan merah atau iritasi.

Sebenarnya, gigitan nyamuk yang menimbulkan rasa gatal adalah hal yang baik, karena kita menjadi tahu bahwa kita digigit nyamuk.

Jika tidak, kita justru tidak mengetahui bila itu akan menyebabkan penyakit malaria dan penyakit akibat nyamuk lainnya.

Untuk mengurangi kulit yang bentol atau bengkak dan gatal akibat gigitan nyamuk, kita bisa menguranginya dengan meletakan es batu, lidah buaya, atau cuka sari apel.

Sekarang kita sudah tahu mengapa gigitan nyamuk menyebabkan gatal pada kulit kita.

About Blogger

Jakarta Sex and Mystery Magazine "JakartaBatavia Magz" - Enjoy and Relax here.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :