Rahasia Terlarang Sperma Luber di Memek !!!

Usai Bercinta, Sperma Meluber dari Ms V? Ini yang Sebetulnya Terjadi

Jakarta - Sering kali setelah melakukan hubungan seksual dengan pasangan, cairan sperma keluar atau meluber dari bibir Ms V. Sebagian orang khawatir, itu tandanya susah hamil. Apa yang sebenarnya terjadi?

Pada umumnya, kondisi seperti ini dianggap normal dan tidak berhubungan dengan kesuburan. Penyebabnya macam-macam, mulai dari jumlah sperma yang tidak sebanding dengan daya tampung rongga vagina hingga tekanan berlebih dari otot-otot di sekitar organ genital.

Berikut ini fakta-fakta menarik yang perlu diketahui seputar sperma yang tumpah setelah intercourse, seperti dirangkum:

1. Ms V Mengalami Over Capacity

Tidak 100 persen sperma akan berada di dalam vagina, sebagiannya pasti akan keluar dari vagina. Dalam sekali ejakulasi, seorang pria dapat mengeluarkan sedikitnya 5 ml air mani dengan berjuta-juta sel sperma. Hanya sebagian di antaranya yang akan tetap berada di rongga vagina karena kapasitasnya terbatas.

2. Bisa Terjadi karena Batuk

Cairan sperma juga bisa keluar dari vagina karena batuk. Saat batuk, pinggul mengalami tekanan yang membuat otot-otot vagina berkontraksi. Tekanan itulah yang mendorong cairan sperma keluar dari vagina.

3. Bisa Hamil atau Tidak?

Ketakutan sebagian perempuan adalah ketika mereka tidak bisa memiliki anak. Apalagi ditambah dengan keluarnya cairan sperma setelah berhubungan seksual. Hal tersebut pastilah membuat semua perempuan panik.

Menurut para pakar, keluarnya sperma dari vagina setelah berhubungan seks umumnya normal. Jika kita memang dalam program ingin memiliki anak, setelah melakukan hubungan seksual, disarankan untuk berbaring sebentar agar tidak terlalu banyak sperma yang tumpah dan sperma dapat dengan mudah masuk ke dalam serviks.

4. Sperma Mencair

Sperma yang baru saja keluar setelah ejakulasi memiliki wujud yang masih kental. Dalam 15 sampai 30 menit, sperma bisa mencair sehingga mudah mengalir keluar dari vagina.

Usai Bercinta, Sperma Meluber dari Ms V? Ini yang Sebetulnya Terjadi

Jakarta - Sering kali setelah melakukan hubungan seksual dengan pasangan, cairan sperma keluar atau meluber dari bibir Ms V. Sebagian orang khawatir, itu tandanya susah hamil. Apa yang sebenarnya terjadi?

Pada umumnya, kondisi seperti ini dianggap normal dan tidak berhubungan dengan kesuburan. Penyebabnya macam-macam, mulai dari jumlah sperma yang tidak sebanding dengan daya tampung rongga vagina hingga tekanan berlebih dari otot-otot di sekitar organ genital.

Berikut ini fakta-fakta menarik yang perlu diketahui seputar sperma yang tumpah setelah intercourse, seperti dirangkum:

1. Ms V Mengalami Over Capacity

Tidak 100 persen sperma akan berada di dalam vagina, sebagiannya pasti akan keluar dari vagina. Dalam sekali ejakulasi, seorang pria dapat mengeluarkan sedikitnya 5 ml air mani dengan berjuta-juta sel sperma. Hanya sebagian di antaranya yang akan tetap berada di rongga vagina karena kapasitasnya terbatas.

2. Bisa Terjadi karena Batuk

Cairan sperma juga bisa keluar dari vagina karena batuk. Saat batuk, pinggul mengalami tekanan yang membuat otot-otot vagina berkontraksi. Tekanan itulah yang mendorong cairan sperma keluar dari vagina.

3. Bisa Hamil atau Tidak?

Ketakutan sebagian perempuan adalah ketika mereka tidak bisa memiliki anak. Apalagi ditambah dengan keluarnya cairan sperma setelah berhubungan seksual. Hal tersebut pastilah membuat semua perempuan panik.

Menurut para pakar, keluarnya sperma dari vagina setelah berhubungan seks umumnya normal. Jika kita memang dalam program ingin memiliki anak, setelah melakukan hubungan seksual, disarankan untuk berbaring sebentar agar tidak terlalu banyak sperma yang tumpah dan sperma dapat dengan mudah masuk ke dalam serviks.

4. Sperma Mencair

Sperma yang baru saja keluar setelah ejakulasi memiliki wujud yang masih kental. Dalam 15 sampai 30 menit, sperma bisa mencair sehingga mudah mengalir keluar dari vagina.

5. Seleksi Alam

Vagina memiliki 'sistem seleksinya' sendiri. Beberapa sperma yang masuk ke dalam vagina dan bertemu dengan indung telur merupakan sperma yang kuat dan dapat bertahan. Sedangkan cairan sperma yang keluar dari vagina itulah yang merupakan hasil seleksi dari sistem keamanan dalam vagina. Sperma-sperma yang keluar itulah yang tidak lolos seleksi untuk masuk ke dalam vagina.

About Blogger

Jakarta Sex and Mystery Magazine "JakartaBatavia Magz" - Enjoy and Relax here.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :